Monday, February 6, 2012

Today's Favorite Quote

"Always remember, Effort Never Betrays You..." 
(Yuri SNSD - From SNSD and The Dangerous Boys Variety Show)

Thermelian

Ini adalah buku pertama dari tetralogi Ther Melian.

Publikasi
Ther Melian dipublikasikan oleh Elex Media Komputindo 27-April 2011


Sinopsis
Vrey, pencuri andal anggota komplotan Kucing Liar,
terbiasa menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keinginannya.

Valadin, Elvar terhormat yang menjalani hidupnya sebagai seorang Eldynn,
kesatria suci yang bersumpah melindungi sesamanya.

Kisah mereka terjalin di Ther Melian,
sebuah benua tropis kecil yang diselimuti kabut dan misteri.

Vrey memburu harta legendaris yang diimpikan setiap pencuri.
Sedang Valadin menjalankan misi rahasia
untuk mengembalikan kejayaan bangsanya. 

Pencarian masing-masing membawa mereka dalam petualangan yang luar biasa,
dan pada akhirnya mempertemukan mereka....

Apakah yang akan terjadi selanjutnya?

Akankah mereka berakhir sebagai teman atau musuh?

Inilah PEMBUKAAN dari kisah mereka.... 

Your Journay To Be The Ultimate U


JudulYour Journey to be the Ultimate U
ISBN / EAN9789797096113 / 9789797096113
AuthorRene Suhardono
PublisherPenerbit Buku Kompas (PBK)
Publish07 Desember 2011
Pages312
Weight280 gram
Dimension (mm)130 x 190
Tag Self-Help,
Buku ini berisikan cerita-cerita inspiratif yang bisa menjadi panduan untuk memulai petualangan asyik dan penuh makna dalam menemukan versi terbaik dari diri Anda sendiri, your journey to be the ultimate you. Begitu Rene Suhardono, sang penulis yang pernah menelurkan buku best seller, Your Job is Not Your Carreer, menggambarkan buku terbarunya ini.
          Coba juga simak tulisan Rene di buku ini. "Masih berpikir pekerjaan sama dengan karier? Masih belum bisa membedakan antara profesi dengan passion (baca: lentera jiwa)? Atau target hidup dengan purpose of life? Masih berpikir sukses adalah sekadar pencapaian lambang-lambang kesuksesan (baca: uang, mobil, jabatan, penghargaan atau ketenaran) yang lazim sekarang?"
          Pertanyaan-pertanyaan ini mungkin tak pernah terpikirkan oleh Anda sebelumnya. Dan, lewat buku ini Anda akan lebih memahami apa yang sebenarnya harus Anda cari dalam bekerja.
         Buku ini ditulis Rene dengan hati, bukan sekadar pikiran. "Sebuah colekan bahwa sukses adalah semata perjalanan menjadikan diri sendiri yang terbaik, your UltimateU", tulis Rene. Bukan tidak mungkin, pencerahan yang didapat dari buku ini akan mengubah hidup dan karier Anda. Selamat membaca! Selamat menikmati perubahan!

Digital Scrapping


Hehe... i make this during break time when i'm working on my class year book's design... so fun... i really falling in love with photoshop... lol

Dunno What U Did Before We Fight

Hehe... dulu banget suka nulis cerpen...  ada beberapa sih cerpennya, tp pada ga tau entah kemana, nih ada satu yang ketemu... jadi di share aja... enjoy...

          “Pokoknya kalian bertiga harus dapat hukuman,” tandas seorang guru wanita muda dan cantik yang sedang  berdiri di depan 3 orang siswa dengan kejam.
            “Lho, kok saya juga ikutan dihukum sih miss, saya kan nggak salah,” protes satu-satunya cowok dari tiga orang siswa tadi. Guru cantik tadi mendelik sehingga mata bulatnya tampak semakin bulat, tapi tetap saja kecantikannya nggak berkurang.
            “Nggak salah? Enak saja, kamu nggak mikir kalau semua kekacauan ini sumbernya dari kamu?”
            Cowok tadi bersungut-sungut “Tapi kan saya nggak nyuruh mereka berantem miss,  jangan salahin saya dong kalau saya ganteng.”
            “Pokoknya saya nggak mau tahu, kalian bertiga tetap akan dapat hukuman, titik! Selamat siang”

            Siangnya di toilet sekolah…
            “Gara-gara lo nih, gue jadi bau deh… aduh mami, gue harus ke salon lagi deh, harus luluran biar bau pesingnya ilang, duh… duh… duh… rambut gue juga jadi kotor deh kena sarang laba-laba… iiih, gara-gara lo nih,” teriak cewek cantik pertama sambil berusaha melepaskan sarang laba-laba dari rambut panjangnya yang indah. Dari tadi dia nggak menyentuh sedikitpun alat pel, boro-boro belum-belum juga dia udah kejedut pintu kamar mandi, kesandung ember di dekat pintu, dan sekarang kepalanya disangkutin sarang laba-laba, hehehe…
            “Eh, Barbie wanna be…  sukurin! Lagian enak aja lo nyalahin gue, lo pikir gue suka ada di sini sama lo? Nih WC jadi tambah bau tau gara-gara ada lo…”  balas cewek kedua, cewek yang nggak kalah cantiknya dengan yang pertama tapi dandanannya jelas banget berbeda.
            “Masih mending gue, Barbie wanna be daripada elo monkey wanna be… gue liat tiap istirahat lo pasti gelantungan di pohon pinus belakang sekolah, kayanya gue tinggal ngasih lo pisang, lo benar-benar akan berubah jadi monyet, nguik… nguik…nguik… hahaha…” cewek pertama tertawa dengan keras sambil memegangi perutnya, tapi teryanta cewek kedua juga ikutan tertawa sambil mengibaskan tangannya dan berkata pelan,
            “Sejak kapan monyet bunyinya nguik.. nguik… haah.. Barbie ya tetap Barbie, bloon!” ia lalu meletakkan alat pel dan  meninggalkan cewek pertama.
            “Eh, mau kemana lo? Kan blom selesai?” teriak cwek pertama panik, terang aja mereka kan disuruh ngebersihin WC tua yang sudah jarang  dipake karena letaknya di belakang sekolah yang sepi
            “Gue dah nyelesaiin bagian gue, sekarang giliran lo… kan dari tadi lo belum ngapa-ngapain, gue nggak mau dong dihukum lagi karena mengambil hak orang lain… jadi, selamat bekerja nona Barbie wanna be, gue mau nyari Ares dulu, bye…” jawab cewek kedua sambil tersenyum dan melangkah meninggalkan cewek pertama.
            “Eh… monkey, jangan tinggalin gue dong, woi…!”
           
Trus     gimana nasib cowok yang tadi disebut sebagai sumber masalah?
            Ternyata cowok cakep yang punya potongan seperti cowok di komik-komik jepang itu lagi sibuk nyapu halaman sekolah yang seluas lapangan bola. Mana anak-anak sekolahnya pada rabun semua lagi, masa halaman sekolah disangkain tong sampah sih, ugh…
            “Hai Ares, perlu dibantuin nggak?” cewek kedua tadi memasang senyum manis yang paling maksimal yang dia punya sambil berjalan mendekati cowok yang ternyata bernama Ares. Ares tersenyum, manis juga sih tapi campur asem, abis dia bau keringat sih…
            “Lo beneran mau bantuin? Ntar lo keringetan lagi…”
            “Nggak pa pa kok, gue sih kalo cuma keringetan udah biasa, kan keringetan itu sehat…”
            “Ya udah, nih sapunya, gue juga mau minum dulu nih, haus banget, tapi lo tenang aja kalo lo udah kelar gue tungguin lo di kantin, gue traktir deh”
“Beneran? Wah iya… iya gue mau, mau banget”

            “Akhirnya selesai juga, sialan si Carista, pasti sekarang dia lagi ngedeketin Ares, gue harus cepat-cepat nyamperin mereka!” cewek itupun lari terburu-buru menuju halaman sekolah, tapi langkahnya lansung terhenti saat melewati kantin sekolah. Pucuk dicinta Arespun tiba. Ternyata dugaanya salah, Ares lagi duduk sendirian dengan manisnya di kantin, nggak ada baying-bayang Carista sama sekali.
            “Uh, ternyata si monkey itu cuma nakut-nakutin gue aja,” ucapnya dalam hati. Ia lalu merapikan rambutnya dengan jari-jari tangan dan  menyemprotkan parfum ke tubuhnya. Lalu buru-buru mendekati Ares. 
            “Hai ares, sendirian aja, lagi mau makan ya?”
            “Iya, lo mau ikutan, kebetulan gue lagi snediri nih?”
            “Wah, mau banget, kalau gitu gue aja deh yang traktir, kan jarang-jarang gue bias makan ama lo, sekalian buat permintaan maaf gue karena lo jadi ikutan dihukum tadi pagi.”
            “Oh soal itu sih nggak usah lo pikirin lagi, gue nggak masukin ke hati kok, dasar miss Lyananya aja yang rese”
            “iya sih, tapi tetap aja gue nggak enak hati, jadi biarin hari ini gue yang traktir lo, terserah deh lo mau makan apa aja”
           
            “Kantin… kantin… gue harus cepat-cepat ke kantin, Ares udah nungguin gue. Aduh senangnya, makan berdua ma Ares, jangan-jangan dia jadi terharu karena kebaikan hati gue ngegantiin dia nyapu halaman, trus.. trus… dia nembak gue deh, oh my Gosh, gue belum siap nih… gimana dong…” cewek itu senyum-senyum sendiri sambil berlari-lari kecil menuju kantin sekolah, tapi ups… langkahnya terhenti… Gisella, ngapain dia… wajahnya yang tadi ceria seketika berubah menjadi gelap, mendung, berwaan, bentar lagi petir dan hujan deh… hehehe…
            “Hai Ares, maaf, lama ya nunggunya?”
            “What? Kalian janjian ya?” Tanya cewek pertama alias Gisella keki. Ares dan Carista menganngguk.
            “Tapi tadi Ares bilang cuma sendiri?”
            “Iya sih, tadi kan gue emang sendiri, tapi gue emang lagi nunggu seseorang juga sih” Carista tersenyum manis kearah Gisella. Gisella gondok.
            “Oh iya ta, tadinya sih gue mau nraktir lo karena lo dah baik banget bantuin gue nyapu halaman, tapi kata Gisel hari ini dia mau nraktir gue semuanya, berarti hari ini kita berdua bisa makan sepuasnya dan semuanya dibayarin Gisel, iyakan Sel?” Gisella hanya mengangguk lemah, sialan, batinnya.
            “Wah, Gisella ternyata baik hati banget ya Res, kalo gitu gue nggak akan sungkan-sungkan,  thanks ya Barbie…”
            “Iya tenang aja monkey, duit gue juga masih cukup kok buat bayarin setandan pisang sisir kalau lo mau”

             Setengah jam kemudian, Carista, Gisella, dan Ares udah selesai makan. Kantin tiba-tiba ramai. Yah, beberapa ekskul yang sepulang sekoah tadi mengadakan pertemuan baru saja bubar. So, anak-anak yang kelaparan langsung menyerbu kantin.
            Tiba-tiba ada cewek cantik, tinggi, putih, dengan rambut panjang hitam dan halus kaya model iklan sampoo mendekati meja mereka. Tanpa basa-basi langsung mencium pipi Ares
            “Hai honey, maaf ya kamu nunggunya lama, kita bisa pergi sekarang?” Ares tersenyum, lalu memandang dua orang cewek didepannya lagi lagi bengong.
            “Honey??” teriak mereka berdua bersamaan.
            “Iya, kalian berdua belum tahu ya? Nih, gue kenalin, ini Vinnetta cewek baru gue”
            “Iya gue tahu siapa Vinnetta, tapi cewek lo?” tanya Gisella
            “Sejak kapan?” sambung Carista
            Ares dan Vinnetta menjawab bersamaan
            “Sejak tadi pagi sebelum kalian berdua berantem”
            WHAT…???

            “Sialan banget sih si Ares jelek itu!!!” ucap Gisella sebel
            “Iya, pengen deh gue cincang cincang sampe berdarah-darah trus gue lemparin ke laut biar dimakan hiu” lanjut Carista sadis, Gisella bergidik.
            “Ih, Carista kan serem, nggak usah pake dicincang-cincang napa, langsung lemparin aja, kan tetap aja di makan hiu”
            “Nggak bisa gitu dong, dia kan udah mencincang-cincang hati gue, gue harus balas dengan mencincang-cincang dia juga” terang Carista semangat
            “Emangnya iya hati lo dicincang-cincang? Wah, bisa dibikin sambel goring ati dong, hmm… enak”
            “Eh barbie bloon, ini kan Cuma perumpamaan, peribahasa, perandaian, bukan yang sebenarnya, lo nggak pernah belajar bahasa Indonesia ya?”
            “Pernah sih, tapi gue tidur mulu pas gurunya nerangin, hehehe…”
            “Tapi gue nggak nyangka si Ares milih si Vinneta”
            “Kenapa? Vinnetta kan cantik, tinggi, putih, rambutnya bagus banget, pinter, jagoo main piano, tajir pula… apa yang nggak pantas?”
            “Eh, kita ini saingan ma si ice cream mark itu, lo kok jadi bela-belain dia sih? Dasar lo Barbie bloon!” ucap carista sambil menarik rambut gisella
            “Ih, monyet rese, jangan tarik-tarik , nah kan rambut gue jadi tambah kucel deh, lo abis megang apa sih, tangan lo bau banget, bau bawang putih, emang lo kiran gue vampire, dasar monkey jelek!!!” teriaknya sambil mengejar carista yang udah jauh di depanannya.
            “Eh sel, kata gue sih selera ares payah?” teraik carista kenceng
            “Kenapa??” Tanya Gisella Ngaak kalah kenceng “Kan tadi gue da bilang vinnetta itu punya semua hal yang diinginkan cewek seusia kita, wajar dong si Ares suka ma dia”
            “ Tapi kan namanya pasaran, nggak keren aja, masa namanya sama kaya nama makanan, hahaha, gue jadi pengen makan ice cream vinneta , makan yuk… gue yang traktir deh!

…..

Cast Review :           

Carista Vanya Yudiashtra       

Nick name : Tata
Birthday : October, 14th 1993
Birthplace : Bandung
Height : 175 cm
Weight : 55 kg
Hobbies : eat, sleep, watching movie, listening music, climbing, travelling
Fave subject : Sports, art
Fave colour : Green
Fave food n drink : martabak telor & pepsi
Fave animals : Monkey

Gisella myrabella Faryaldi
Nick name : Gisell
Birthday : June, 7th 1993
Birthplace : Bandung
Height : 170 cm
Weight : 50 kg
Hobbies : shopping, goes to salon, and party
Fave subject : nothing
Fave colour : everything’s eye catching
Fave food : everythings didn’t make her fat
Fave animals : picture of dog

Keizo Vivaldi Aresta
Nickname : Ares
Birthday : February, 18th 1993
Birthplace : Surabaya
Height : 179 cm
Weight : 74 kg
Hobbies : anything sports, most : playing guitar and make a song
Fave subject : arts especially music class
Fave colour : dark blue
Fave food : anythings expect a durian (all food that make from that fruit)
Fave animals : dog (he have one, whos named Mangg Dong-i)

Vinetta Gynna Ariella
Nick name : Vinet
Birthday : August, 3rd 1993
Height : 171 cm
Weight : 52 kg
Hobbies : playing piano, listening classic music, balet, make a pancake, watching a romantic movie, everythings sweet she like it
Fave subject : music class (for a three times) and  dance class
Fave colour : anythings soft and sweet
Fave food : 4 health 5 perfect (I absolutely comfused to describe this sentence)
Fave animals : Cat (her cat name Tabby)

Sunday, February 5, 2012

Bagaimanapun bertahanlah menjadi dirimu!


Orang sering keterlaluan, tidak logis, dan hanya mementingkan diri sendiri
Bagaimanapun, maafkanlah mereka
Bila engkau baik hati, bisa saja orang lain menuduhmu punya pamrih
Bagaimanapun, berbaik hatilah!
Bila engkau sukses, engkau akan mendapat beberapa teman palsu dan beberapa sahabat sejati…
Bagaimanapun, jadilah sukses!
Bila engkau jujur dan terbuka, mungkin saja orang lain akan menipumu
Bagaimanapun, jujur dan terbukalah!
Apa yang engkau bangun selama bertahun-tahun,
Mungkin saja dihancurkan orang lain hanya dalam semalam,
Bagaimanapun bangunlah!
Bila engkau mendapat ketenangan dan kebahagiaan, mungkin saja orang lain iri
Bagaimanapun, berbahagialah!
Kebaikan yang engkau lakukan hari ini, mungkin besok bisa saja sudah dilupakan orang lain,
Bagaimanapun, berbuat baiklah!
Engkau lihat, akhirnya ini adalah urusan antara engkau dengan Tuhanmu
Bagaimanapun, ini bukan urusan antara engkau dengan mereka
_Bunda Theresa_ Taken from Metamorpho-self diary 365_

I Find My Old Poem... ^^


I find this stuff when i clean up my old document... wow i write this 4 years ago... lol... 

"Terkadang saat ketaknyamanan mengganggumu, kau hanya bisa menarik nafas dalam-dalam lalu dengan perlahan menghembuskannya. Memejamkan matamu beberapa detik, mengucapkan kata-kata keramat untuk menenangkan kekacauan perasaanmu, lalu kemudian membuka mata dan berharap semuanya hanya khayalanmu yang terlalu liar.
Terkadang kau menggelengkan kepalamu berkali-kali, menggertakkan gigimu sekeras kau bisa, mengatupkan matamu serapat-rapatnya, hanya untuk menahan agar air matamu yang hangat tak tertumpah dengan sia-sia.
Terkadang kau harus rela menepi, menjauhi pusat getaran yang mengusik duniamu yang telah susah payah kau buat senyaman mungkin, pergi menjauh untuk sementara, sekedar memberi ruang kosong pada hatimu yang meradang.
Terkadang kau hanya bisa diam tanpa ekspresi, menatap orang-orang yang meriakkan harimu, membiarkan pikiranmu mencaci, memaki sampai puas, mengutuk dengan sadis, lalu kau tersenyum dan melupakan semuanya"
(Sunday, May 11th 2008)
 

Starylova © 2008. Design By: SkinCorner